Aku pasrah.
Tentang jodoh yang gak kemana, kenyataannya kamu pergi.
Akhirnya aku menyerah saja pada alam, apa maunya.
Dan perasaanku itu urusanku, hanya saja aku punya cinta amat besar yang patut untuk dikenang. Jadi biarkan aku membebanimu dengan cinta ini.
Seumur hidup.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Aku pun, ikut menghitung hari. Menggeratak cara lain lagi bagaimana rela menjadi sekejap yang aku bisa. Seakan-akan di tepas kesakitan menu...
-
Apa yang pertama kali kalian pikirin waktu ngeliat pict ini? Warnanya yang coklat dengan gradasi yang abstrak dan lapisan mengkilat begitu k...
-
Aku pun, ikut menghitung hari. Menggeratak cara lain lagi bagaimana rela menjadi sekejap yang aku bisa. Seakan-akan di tepas kesakitan menu...
-
Tentang menjuranya aku di bawah langit dan kami menangis bersahutan, setidaknya ia berkawan erat dengan bulan Juni. Sementara aku gelisah...
No comments:
Post a Comment