Sudah saja, aku memang banyak diam dalam ruang kosong yang tidak sengaja diciptakan wewangian patah hati. wangi menusuk yang menciri. otoritas kepedulianmu yang tidak sarat sedikit.
wangi busuk itu mengontaminasi amigdalaku yang terlalu bersih. terlalu tidak mengenalimu sama sekali. Ada masalahkah?
Wednesday, 16 January 2019
Subscribe to:
Comments (Atom)
Aku pun, ikut menghitung hari. Menggeratak cara lain lagi bagaimana rela menjadi sekejap yang aku bisa. Seakan-akan di tepas kesakitan menu...
-
Langkahku tercekat asa yang pupus di depan mata. Jauh di batas cakrawala kini matahari menepi. Meski pelan pelan, nyata bahwa malam semakin ...
-
Kamu masih menjadi lawan bicaraku bahkan pukul tiga pagi. Untuk selanjutnya, mungkin dua atau tiga tahun lagi. atau mungkin selamanya aku ak...
-
Nanti, suatu saat aku akan cerita yang indah indah. Ketika aku sudah berhasil melewati masa ini. Ketika ada yang menyebut namamu, hatiku b...