Karena memang sumber bahagia adalah sumber sakitnya
saat aku bukan lagi sebuah prioritas, setidaknya ada sedikit keyakinan bahwa aku akan jadi tempat terakhir kamu memilih.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Aku pun, ikut menghitung hari. Menggeratak cara lain lagi bagaimana rela menjadi sekejap yang aku bisa. Seakan-akan di tepas kesakitan menu...
-
Apa yang pertama kali kalian pikirin waktu ngeliat pict ini? Warnanya yang coklat dengan gradasi yang abstrak dan lapisan mengkilat begitu k...
-
Aku sudah mengatakannya Dengan amat jelas! "Pergi sekarang atau tidak sama sekali!" Tapi laki laki itu tetap diam. Ia menjawa...
-
Langkahku tercekat asa yang pupus di depan mata. Jauh di batas cakrawala kini matahari menepi. Meski pelan pelan, nyata bahwa malam semakin ...