Sabtu, 21 Januari 2017

sejauh merintih saat sulit, biarkan aku buat mereka bahagia lebih lama dari itu.

Jumat, 23 Desember 2016

Hari Ibu

Pulang kantor, langsung ngusyel ngusyel emak.
*percakapan datar*
Dhesna : mah, kan hari ini hari ibu
Mama : Iya emang mama juga baru inget tadi siang
Dhesna : Mamah mah hari ibunya tunda sampe tanggal muda yak
Mama : Iyak.
*balada tanggal*

Buat kami, hari ibu itu ga ada tanggalnya, sebab setiap hari, setiap jam dan detiknya setiap keringat yang keluar itu untuk ibu.

Kamis, 15 Desember 2016

setiap hari rasanya seperti, besok aku mungkin kehilangan, lagi dan utuh. maka boleh aku minta lampiaskan saja hingga puas? cinta yang masih ada hingga tidak ada sisa.

Selasa, 13 Desember 2016

Bukan Jatah

dua burung kecil bersahutan di atas kabel kabel listrik yang melintang dari rumah ke rumah. aku berdiam dan terfokus pada kicauan mereka. terlalu pagi untuk mencari hangat dari matahari. cahaya yang muncul baru sebagai formalitas. nyatanya angin yang tidak sengaja menggesek kulitku seperti meninggalkan rasa dingin yang lama hilangnya.

tiba tiba pagi yang manis terasa hambar. dingin dari angin membuat aku jadi fakir bahagia. aku bahkan tidak pernah lupa rasa hangat dari telapak tanganmu yang terangkul di pundak. rasanya nyaman.

diantara rasa rasa ini, aku tetap sadar bahwa aku telah kehilangan. meskipun sesungguhnya ragamu tidak pernah pergi jauh. yang mengenaskan adalah ketika kamu selalu berhasil buat aku jatuh cinta. setiap hari. tapi mau bagaimana lagi? cinta sudah bukan jatah kita.

Selasa, 06 Desember 2016

Kamu

Cahaya motor yang lalu lalang menyala dalam layar gelap setengah cermin. sekilas seperti titik titik bintang yang bergerak cepat. Di satu sisi kilau putih tertinggal jauh karena aku yang bergerak lebih cepat lagi.
Diantara sinar itu aku tetap melihat kamu dalam pejaman mata. Tidak seperti hukum alam yang menyimpan memory cahaya dalam pandangan, kamu seperti zat yang mencandu dalam ingatan. Terlebih karena aku terlalu sadar bahwa kamu merasuk bersama udara yang aku hirup dan hembus dan begitu secara berulang.